1. Pohon Darah Naga Pohon darah naga. Sumber: Toptenz.net
Pohon darah naga (Dracaena Cinnabari) adalah tumbuhan endemik
kepulauan Socotra di Yamana. Pohon yang pertama kali dideskripsikan oleh
Isaac Bayley Balfour tahun 1882 ini berbentuk payung dengan dahannya
yang banyak. Pohon ini dinamakan darah naga karena
getah merah darahnya yang keluar dari batangnya. Orang jaman dulu
menggunakan getah ini sebagai obat pewarna.
2. Victoria Amazonica, Sang daun Raksasa Sang daun raksasa, victoria amazonica. Sumber: Victoria-advanture.org
Inilah tanaman bunga terbesar dari keluarga Nymphaeaceae atau Water Lilies. Yang
menakjubkan dari tanaman ini adalah daunnya yang lebar, hingga
berdiameter 3 meter, dengan ujung ke atas sehingga tidak tumpang tindih
dengan daun lain. Bagian bawahnya berduri yang berfungsi menghalangi
satwa apapun untuk memakannya. Keunikan lainnya, daun yang mengambang
di atas air ini mampu menahan beban hingga 50 kg. Bunganya pun
tergolong besar (diameter 40 cm), yang hanya bisa dilihat malam hari.
Tanaman unik ini dapat ditemukan di cekungan Sungai Amazon, Amerika
Selatan.
3. Tumbuo
Tumbuo. Sumber: Trekearth.com
Tanaman bernama latin Welwitschia mirabilis ini sangat
menakjubkan. Tumbuo hanya terdiri dari dua daun, satu batang kokoh, dan
akar. Itu saja! Dua daun tersebut terus tumbuh hingga menyerupai surai
berbulu bagai di film alien.
Batang pohonnya tidak tumbuh ke atas, melainkan hanya mengeras yang
tingginya sekitar 2 meter dengan lebar 8 meter. Diperkirakan, umurnya
bisa mencapai 1.500 tahun meski hidup dalam kondisi lingkungan paling
ekstrim sekalipun.
Tumbuhan yang hanya ditemukan di daerah kecil di gurun Namibia dan
selatan Angola ini dapat pula bertahan lima tahun lamanya tanpa hujan.
Masyarakat lokal menjuluki tumbuo dengan sebutan Onyanga, yang berarti
bawang gurun.
4. Bunga Bibir Bunga bibir. Sumber: I.ytimg.com
Tanaman ini bernama Psychotria elata. Tanaman kecil yang
tumbuh di hutan tropis ini memiliki bunga yang dikenal dengan sebutan
bunga bibir karena menyerupai bibir wanita bergincu merah. Ditemukan di hutan hujan tropis di
Amerika Tengah dan Selatan seperti Kolombia, Kosta Rika, Panama dan
Ekuador, tanaman ini tampaknya telah berevolusi sehingga memiliki bentuk
unik. Menariknya lagi, warna merah menggoda merupakan daya tarik utama
untuk memancing kehadiran para penyerbuk seperti burung kolibri dan
kupu-kupu. 5. Hydnora Africana Hyndora Africana. Sumber: Toptenz.netHyndora Africana adalah merupakan satu tanaman paling unik
di Afrika bagian selatan, tepatnya di pesisir barat Namibia, ke utara
sepanjang Swaziland, Botswana, hingga Ethiopia. Bila dilihat dengan
kasat mata, Hyndora Africana tak terlihat seperti sebuah tanaman. Meski
demikian, bentuknya yang terbilang aneh membuat tanaman ini terlihat
menakjubkan.
Bahkan, beberapa spesies dari tanaman ini mirip dengan jamur. Hydnora africana
tidak tumbuh sebagai tanaman yang dapat dibudidayakan karena
ketergantungan hidupnya pada tanaman inangnya. Di alam liar, ia tumbuh
melalui benih yang disebarkan oleh burung dan mamalia kecil. 6. Bunga Bangkai Bunga bangkai raksasa. Sumber: ABC.net
Bunga bangkai (Amorphophallus titanium) merupakan tumbuhan
suku talas-talasan (Araceae) yang endemik Sumatera, Indonesia, sekaligus
dikenal sebagai tumbuhan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Bunganya sangat besar dan tinggi,
berbentuk seperti lingga (sebenarnya adalah tongkol) yang dikelilingi
oleh seludang bunga yang juga berukuran besar. Bunganya berumah satu dan
protogini: bunga betina reseptif terlebih dahulu, lalu diikuti masaknya
bunga jantan, sebagai mekanisme untuk mencegah penyerbukan sendiri. Saat ini, bunga bangkai tersebar di
penjuru dunia, terutama dimiliki oleh kebun botani atau
penangkar-penangkar spesialis. Uniknya, banyak pengunjung yang datang
justru ingin “menikmati” baunya itu. 7. Rafflessia Rafflesia. Sumber: Biologypop.com
Rafflesia atau bunga padma raksasa merupakan salah satu kekayaan
keragaman hayati yang dijumpai di hutan tropis Indonesia. Rafflesia
merupakan bunga yang dapat mengeluarkan bau busuk. Namun, masyarakat
sering tertukar dengan penyebutan bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum).
Meskipun sama-sama berbau bangkai, jenis rafflesia (rafflesia spp)
dan bungai bangkai raksasa merupakan jenis yang berbeda. Jika rafflesia
bentuk bunganya melebar, maka bunga bangkai raksasa memiliki bunga
tinggi memanjang. Jika rafflesia merupakan tumbuhan endoparasit, maka
bunga bangkai merupakan tumbuhan seutuhnya yang berkembang dari umbi.
Indonesia, tercatat sebagai rumah bagi 17 spesies rafflesia.
Sumber : http://www.mongabay.co.id/2015/04/10/10-tumbuhan-yang-membuat-kita-terpesona/
1. Desainnya benar-benar mengingatkanmu akan mawar di "Beauty and the Beast". foreverrose.ae 2. Mawar ini bertahan lama bahkan sampai tiga tahun. foreverrose.ae 3. Perawatannya bahkan tidak membutuhkan matahari. foreverrose.ae 4. Mawar-mawar ini juga tidak membutuhkan air untuk bisa tetap terlihat segar. foreverrose.ae 5. Harganya paling murah mulai dari US$ 200 atau sekitar Rp 2,7 juta. foreverrose.ae 6. Atau ada alternatif di Etsy dengan harga sekitar US$90 atau Rp 1,2 juta. foreverrose.ae 7. Bunga ini bisa bertahan lama dengan syarat gak mengeluarkannya dari tabung kacanya. foreverrose.ae 8. Warnanya beragam sesuai dengan seleramu. foreverrose.ae 9. Penanganan yang dilakukan oleh perusahaan pembuatnya sangatlah hati-hati. foreverrose.ae 10. Kamu pun bisa mendapatkan sebuket bunga penuh dalam tabung. foreverrose.ae 11. Harga paling mahal yang ditawarkan adalah US$ 4000 atau setara Rp 53,5 juta. foreverrose.ae 12. Harga dari...
1. Somei Yoshino (Bunga Sakura Somei Yoshino) Foto: mayfly on Flickr Ini adalah jenis bunga sakura yang banyak terdapat di Jepang. Banyak orang yang menganggap bahwa bunga Somei Yoshino merupakan gambaran bunga sakura pada umumnya. Bunga Somei Yoshino memiliki kelopak lebih dari 5 lembar. Sebelum bunga Somei Yoshino keluar daunnya, warna bunga akan berubah menjadi pink samar, kemudian mekar menjadi bunga berwarna putih. Nama bunga Somei Yoshino diambil dari sebuah nama desa di akhir zaman Edo, yaitu Desa Somei yang terkenal memperjualbelikan bunga sakura "Yoshino". 2. Yamazakura (Bunga Sakura Liar) Foto: Hinako Torino on Flickr Bunga Yamazakura memiliki 5 lembar kelopak dan berwarna putih, pink gelap ketika mekar. Bunga Yamazakura juga sangat mirip dengan bunga Somei Yoshino. Karakteristik yang paling menonjol dari kedua bunga tersebut adalah munculnya bunga dan daun pada saat yang sama. Konon katanya, bunga sakura jenis ini adalah bunga sak...
Komentar
Posting Komentar